<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700</id><updated>2012-02-16T07:11:15.565-08:00</updated><title type='text'>Radio Akbar Media Utama ( Akbar Fm )</title><subtitle type='html'>Welcome to news and music radio station.....

E-Mail:akbarmediautama@gmail.com</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>23</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-5706769059396596107</id><published>2009-12-29T00:50:00.000-08:00</published><updated>2009-12-29T00:53:54.539-08:00</updated><title type='text'>RRI Akan Buka Stasiun di Malinau dan Long Bagun</title><content type='html'>Senin, 28 Desember 2009&lt;br /&gt;BATAM - Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia akan membuka 10 stasiun produksi di daerah perbatasan pada 2010. "Akan dibuka 10 stasiun perbatasan di 10 daerah, di antaranya di Kalimantan Timur, Sei Batik, Malinau dan Long Bagun," kata Direktur Utama LPP RRI Parni Hadi di Batam, Senin (28/12).Parni Hadi mengatakan nahwa daerah perbatasan merupakan wilayah strategis dalam pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Menurut dia, sudah selayaknya warga daerah perbatasan didengar dengan produksi siaran radio. "Biar daerah perbatasan tidak dibombardir pusat melulu," kata dia.Dengan stasiun produksi sendiri, katanya, maka warga daerah perbatasan dapat menyiarkan berita sendiri, baik yang berbau lokal, nasional mapupun regional, karena berbatasan dengan negara tetangga.Selain produksi berita, stasiun produksi RRI itu juga akan membuat feature dan siaran kesenian serta kebudayaan.Stasiun produksi daerah perbatasan tersebut juga akan menempatkan kontributor di negara tetangga, kata Parni."Kalau tidak kontributor, sesekali, reporter kita ke negara tetangga untuk meliput," kata dia menambahkan.Produksi di negara tetangga diperlukan mengingat banyak WNI yang hidup di Malaysia dan Singapura, kata dia.RRI, kata dia, juga bekerja sama dengan Radio Arab Saudi untuk merangkul tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berada di Timur Tengah.Mengenai biaya pembangunan stasiun produksi, ia mengatakan, itu berasal dari alokasi BUMN.Sementara itu, Ketua Badan Anggaran DPR RI Harry Azhar Aziz mengatakan, alokasi dana untuk LPP RRI perlu ditambah mengingat pentingnya peranan informasi dalam pembangunan masyarakat."Sekarang ini hanya 0,0 sekian persen anggaran APBN untuk RRI, kalau bisa dua persen, itu bagus sekali, seperti yang dilakukan negara yang informasinya bagus," kata Harry. (antara)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posting ; radioakbarfm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-5706769059396596107?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/5706769059396596107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=5706769059396596107' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/5706769059396596107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/5706769059396596107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/12/rri-akan-buka-stasiun-di-malinau-dan.html' title='RRI Akan Buka Stasiun di Malinau dan Long Bagun'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-1582717706543456070</id><published>2009-08-28T21:10:00.000-07:00</published><updated>2009-08-28T21:14:16.699-07:00</updated><title type='text'>Macam- macam Olah Pernapasan</title><content type='html'>Ini adalah bagian utama dan terpenting dalam sebuah latihan vocal. Kalian tahu kenapa..? Karena nafas adalah penggerak utama dari suara. Kuatnya nafas dapat menimbulkan dan menciptakan getaran sebagai sumber dari pada " Bunyi ". Dan nafas juga sebagai Vitamin yang paling ampuh untuk menyehatkan suara. Makanya pernafasan harus dilatih dengan baik dan teliti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bernyanyi, kita mengenal 3 ( tiga ) jenis pernafasan. Masing – masing mempunyai kelebihan dan kelemahan tersendiri:&lt;br /&gt;1. Pernafasan BahuYaitu pada saat mengambil / menarik nafas, dilakukan dengan mengangkat bahu untuk mengisi paru-paru. Cara seperti ini tidak begitu baik, karena nafas yang dihasilkan dangkal dan mengakibatkan kalimat jadi terputus-putus.&lt;br /&gt;2. Pernafasan DadaYaitu dengan membusungkan dada pada saat menarik nafas untuk mengisi paru-paru. Cara seperti ini juga tidak begitu baik, karena jadi terkesan cepat lelah dan akibatnya suara jadi tidak stabil dan terputus-putus.&lt;br /&gt;3. Pernapasan DiafragmaLazim kita sebut dengan pernafasan rongga perut. Yaitu menarik / mengambil nafas untuk mengisi paru-paru dengan mengembangkan rongga perut atau diafragma, serta mengembangkan tulang rusuk. Cara inilah yang terbaik yang dilakukan untuk bernyanyi, karena akan menghasilkan nafas yang panjang, ringan, santai dan produksi suara lebih bermutu.&lt;br /&gt;Dengan pernafasan diafargma penyanyi dapat leluasa dalam berekspresi karena tidak ada tekanan dan desakan dalam pernafasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara melatih pernapasan dalam menyanyi&lt;br /&gt;Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melatih pernafasan ini, khususnyamelatih "DIAFRAGMA" penyanyi, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Dengan berdiri santai, badan lurus, sambil meletakkan ujung jempol jari di ujung tulang rusuk terbawah. Tariklah nafas melalui hidung dengan cara perlahan atau dengan cepat, dan rasakan bahwa jempol kamu tadi terdorong kesebelah luar, sebagai reaksi dari melonggarnya tulang iga.Jika telah terasa penuh, kemudian nafas tadi dikeluarkan dalam bentuk senandung vocal "a" atau konsonan "s" ataupun dengan hitungan. Yang jelas bukan dengan cara mendorong, tapi mengeluarkan nafas sehemat mungkin.Lakukan minimal 20x setiap hari atau setiap ada kesempatan buat latihan. Ini akan membuat otot-otot perut kamu menjadi semakin kokoh dan kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Dengan posisi tidur terlentang lurus dan kedua tangan diletakkan sejajar dengan tubuh. Letakkan beberapa benda seperti buku diatas perut sebagai beban dan tariklah nafas seperti bagian "a" diatas serta rasakan bahwa beban diatas perut terangkat keatas, juga rasakan tulang rusuk ikut mendorongnya.Jika telah terasa penuh, keluarkan lagi seperti yang "a" tadi dan lakukan minimal 20x sehari ato tambahan kapan aja kamu punya waktu buat latihan.Latihan ini bisa membuat otot perut menjadi kokoh serta kita pun jadi santai untuk mengucapkan kalimat. Selain itu juga dapat merubah kebiasaan bernafas yang dilakukan dengan mengangkat bahu atau membusungkan dada.Ada juga cara buat nguatin otot perut yaitu dengan tertawa terbahak bahak , sampai terasa klo perut tergoncang goncang. Tapi klo latihan ini harus dilakukan dengan sangat hati hati, karena nanti bisa dibilang orang gila (hehehe)&lt;br /&gt;Pengambilan nafas pada saat memulai lagu atau awal kalimat lagu dapat dilakukan dengan menarik nafas melalui hidung dengan santai. Namun jika pada saat bernyanyi atau ditengah lagu sebaiknya dilakukan dengan singkat atau dengan mendengkus, seperti kita nyium aroma yang harum atau aroma makanan.Pada pernafasan yang demikian, kita hanya mengembangkan pernafasan "alami" yang kita miliki, akan tetapi jika pernafasan alami "naik turunnya sama" sedangkan penyanyian itu " menarik nafas dengan cepat dan mengeluarkannya dengan sehemat mungkin" karena tujuan utama kita adalah menyelesaikan satu kalimat dalam satu tarikan nafas. Dengan demikian kalimat yang kita ucapkan /nyanyikan kedengaran indah dan bermutu, tidak tersendat-sendat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-1582717706543456070?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/1582717706543456070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=1582717706543456070' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/1582717706543456070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/1582717706543456070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/08/macam-macam-olah-pernapasan.html' title='Macam- macam Olah Pernapasan'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-1910186219052826967</id><published>2009-08-28T21:00:00.000-07:00</published><updated>2009-08-28T21:07:21.722-07:00</updated><title type='text'>ATM MUSIK , MUNGKINKAH ?</title><content type='html'>&lt;strong&gt;ATM Musik?&lt;/strong&gt; Mungkin konsep ini tidak terlalu susah untuk dipahami. Jika kita sedang berjalan-jalan di mal kita sering menemukan tempat-tempat untuk men-download nada dering untuk telepon genggam kita. Bentuknya memang mirip ATM (Automatic Teller Machine) yang biasanya kita gunakan untuk mengambil uang tunai ataupun untuk melakukan berbagai transaksi perbankan secara lebih praktis. Dengan ATM musik, kita tidak hanya bisa men-download nada dering saja, tetapi juga berbagai lagu favorit kita yang biasanya hanya bisa kita dapatkan dengan cara membeli kaset atau CD (Compact Disc).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga kaset dan CD musik semakin lama semakin tinggi sehingga hampir tidak terjangkau oleh sebagian penduduk. Ini memicu timbulnya banyak pembajakan kaset dan CD yang pada akhirnya mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi industri musik. Musik yang direkam di CD memiliki kualitas yang jauh lebih bagus dari musik yang direkam di pita kaset biasa. Tetapi harga CD pun jauh lebih tinggi dari harga kaset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Format musik MP3 hanya membutuhkan tempat sebanyak 3 MB untuk satu lagu yang berdurasi tiga menit. Ini sepuluh kali lebih kecil dari format CD. Tetapi apakah kualitasnya tetap terjaga? Dan bagaimana pula caranya mengkompresi musik yang tadinya mencapai 32 MB sampai menjadi 3 MB saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tetapi kini kita kembali lagi pada persoalan komputer dan koneksi internet. Kita tetap harus memiliki komputer untuk bisa terhubungkan ke internet agar bisa mendownload musik favorit kita. Walaupun komputer kini sudah semakin memasyarakat, barang elektronik itu tetap dianggap sebagai barang mahal yang hanya bisa dimiliki oleh kalangan menengah ke atas. Bagaimana nasib mereka yang termasuk kalangan bawah? Dari sinilah muncul ide ATM musik atau Music Teller!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Siapa pun bisa datang ke ATM musik yang tersebar di segala tempat. Di ATM musik itu kita bisa langsung membeli musik yang kita inginkan dengan harga yang terjangkau karena disimpan dalam format MP3. Kita dapat membayarnya dengan menggunakan kartu kredit ataupun kartu anggota khusus yang dapat dibuat dengan mudah. Kita hanya perlu memilih lagu-lagu yang kita inginkan, kemudian mendownloadnya ke telepon genggam ataupun MP3 player pada kecepatan sekitar enam lagu per menit! Cepat, praktis, mudah, dan murah! &lt;strong&gt;(Yohanes Surya/rmb) &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sumber : media indonesia / pojok fisika. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Posting : radio akbar fm&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-1910186219052826967?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/1910186219052826967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=1910186219052826967' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/1910186219052826967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/1910186219052826967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/08/atm-musik-mungkinkah.html' title='ATM MUSIK , MUNGKINKAH ?'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-8158649066512352171</id><published>2009-06-16T02:17:00.000-07:00</published><updated>2009-06-16T03:28:42.606-07:00</updated><title type='text'>Bentuk Dan Nama Connector Untuk Cable Coaxial .</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdxzSzKziI/AAAAAAAAAGw/j5WGEMYb7zw/s1600-h/651447_amphenol.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347868208559476258" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 288px; CURSOR: hand; HEIGHT: 210px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdxzSzKziI/AAAAAAAAAGw/j5WGEMYb7zw/s320/651447_amphenol.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Amphenol Connector Rg - 8 Rg - 58 .&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdxUBH9qgI/AAAAAAAAAGo/2kMTPCgnbGM/s1600-h/653019_konektorplftoplf.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347867671238912514" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 99px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdxUBH9qgI/AAAAAAAAAGo/2kMTPCgnbGM/s320/653019_konektorplftoplf.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector PL Female - PL Female.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sjdw3MVgjkI/AAAAAAAAAGg/o7s04U70bA8/s1600-h/653032_konektornftofmangle.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347867176032308802" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 195px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sjdw3MVgjkI/AAAAAAAAAGg/o7s04U70bA8/s320/653032_konektornftofmangle.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector N Female to F male.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdwZ1-41QI/AAAAAAAAAGY/eZm0J-K2ttw/s1600-h/653023_konektort.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347866671815644418" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 314px; CURSOR: hand; HEIGHT: 226px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdwZ1-41QI/AAAAAAAAAGY/eZm0J-K2ttw/s320/653023_konektort.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector Pl Female T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sjdv96Rx3FI/AAAAAAAAAGQ/owSubh7qWQA/s1600-h/653017_konektorstraightbnc.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347866191932283986" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 139px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sjdv96Rx3FI/AAAAAAAAAGQ/owSubh7qWQA/s320/653017_konektorstraightbnc.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector straight.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdviMGwNHI/AAAAAAAAAGI/QkW6lhlRNuc/s1600-h/653011_konektorsmatobnc.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347865715681539186" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 133px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdviMGwNHI/AAAAAAAAAGI/QkW6lhlRNuc/s320/653011_konektorsmatobnc.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector SMA Female to BNC Female.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdvGPH8SnI/AAAAAAAAAGA/9vutQZYeltE/s1600-h/653012_konektorpltoscrew.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347865235455494770" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 144px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdvGPH8SnI/AAAAAAAAAGA/9vutQZYeltE/s320/653012_konektorpltoscrew.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector PL Female to Screw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjduqHXYBuI/AAAAAAAAAF4/RVPMZLmHtso/s1600-h/653013_konektorpltorg-58.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347864752336406242" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 125px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjduqHXYBuI/AAAAAAAAAF4/RVPMZLmHtso/s320/653013_konektorpltorg-58.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector PL Male to Rg - 58 Crimp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjduNPSVInI/AAAAAAAAAFw/FhkDE3B3GEg/s1600-h/653014_konektorpltobnc.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347864256246522482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 137px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjduNPSVInI/AAAAAAAAAFw/FhkDE3B3GEg/s320/653014_konektorpltobnc.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector PL Male to BNC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdtwsR_YAI/AAAAAAAAAFo/Ck9HR-EowGg/s1600-h/653016_konektorplftosmam.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347863765813518338" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 162px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdtwsR_YAI/AAAAAAAAAFo/Ck9HR-EowGg/s320/653016_konektorplftosmam.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector PL Female to SMA Male.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdtVW5DKWI/AAAAAAAAAFg/6XGoGD8s1y8/s1600-h/653020_konektorplbracketmobil.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347863296215296354" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 245px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdtVW5DKWI/AAAAAAAAAFg/6XGoGD8s1y8/s320/653020_konektorplbracketmobil.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector PL Bracket for car.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sjds640ZuEI/AAAAAAAAAFY/dP7SPdufgmA/s1600-h/653022_konektorpltopinscrew.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347862841466140738" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 126px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sjds640ZuEI/AAAAAAAAAFY/dP7SPdufgmA/s320/653022_konektorpltopinscrew.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector PL to Pin Screw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdsdwE4DoI/AAAAAAAAAFQ/adA_gXGXrpQ/s1600-h/653030_konektorntorg-58.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347862340903112322" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 154px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdsdwE4DoI/AAAAAAAAAFQ/adA_gXGXrpQ/s320/653030_konektorntorg-58.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector N to Rg - 58 Crimp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdrCt48EkI/AAAAAAAAAFI/Y-gBZp0ClRw/s1600-h/653031_konektornftonmangle.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347860776948077122" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 120px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdrCt48EkI/AAAAAAAAAFI/Y-gBZp0ClRw/s320/653031_konektornftonmangle.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector NF to NM Angle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdqogXYFHI/AAAAAAAAAFA/NqhuOfgrwFE/s1600-h/653035_konektornftochasis.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347860326641046642" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 176px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdqogXYFHI/AAAAAAAAAFA/NqhuOfgrwFE/s320/653035_konektornftochasis.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector NF to Chasis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdqN06X71I/AAAAAAAAAE4/jiynnWdF7ps/s1600-h/653037_konektornchassisfemaleconnector.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347859868300078930" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 196px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdqN06X71I/AAAAAAAAAE4/jiynnWdF7ps/s320/653037_konektornchassisfemaleconnector.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector N Chasis female connector.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdplQw9xAI/AAAAAAAAAEw/MKGkyyKnfzk/s1600-h/653437_konektord10pltoinchheliax.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347859171402171394" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 182px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdplQw9xAI/AAAAAAAAAEw/MKGkyyKnfzk/s320/653437_konektord10pltoinchheliax.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector D 10 Pl for Heliax 1/2 inch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdpIopgYVI/AAAAAAAAAEo/O_Tn2N12GLw/s1600-h/653438_konektorbnctostereo.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347858679597130066" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 186px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdpIopgYVI/AAAAAAAAAEo/O_Tn2N12GLw/s320/653438_konektorbnctostereo.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector BNC to Stereo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdosuRYjyI/AAAAAAAAAEg/RkQ6Nzk9vWk/s1600-h/653439_konektorbncmtosmaf.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347858200070229794" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 143px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdosuRYjyI/AAAAAAAAAEg/RkQ6Nzk9vWk/s320/653439_konektorbncmtosmaf.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector BNC M to SMA F.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdoMB3Fw7I/AAAAAAAAAEY/FcFMsEf-9G0/s1600-h/653440_konektorbncmchasistosolder.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347857638392972210" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 260px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdoMB3Fw7I/AAAAAAAAAEY/FcFMsEf-9G0/s320/653440_konektorbncmchasistosolder.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector BNC M-Crimp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdniyGeQQI/AAAAAAAAAEQ/IlNjQpOEcyo/s1600-h/653441_konektorbncchasistosolder.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347856929787887874" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 149px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdniyGeQQI/AAAAAAAAAEQ/IlNjQpOEcyo/s320/653441_konektorbncchasistosolder.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector BNC Chasis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sjdl-kVzzPI/AAAAAAAAAEI/Mt2gcYZnowU/s1600-h/05.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347855208107199730" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 174px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sjdl-kVzzPI/AAAAAAAAAEI/Mt2gcYZnowU/s320/05.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector PL female - BNC male.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sjdlf5veoBI/AAAAAAAAAEA/JXsDPZ4D3hY/s1600-h/04.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347854681276063762" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 101px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sjdlf5veoBI/AAAAAAAAAEA/JXsDPZ4D3hY/s320/04.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector SO-239 Female Chasis Single Hole.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sjdk1c2ZvlI/AAAAAAAAAD4/OtaYjdOSnH0/s1600-h/03.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347853951965970002" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 181px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sjdk1c2ZvlI/AAAAAAAAAD4/OtaYjdOSnH0/s320/03.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector PL male - N female.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdkGGaFpfI/AAAAAAAAADw/oWgWpCygzu0/s1600-h/02.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347853138487780850" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 290px; CURSOR: hand; HEIGHT: 207px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdkGGaFpfI/AAAAAAAAADw/oWgWpCygzu0/s320/02.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Connector BNC , T model.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdjoqTcfsI/AAAAAAAAADo/yCUnTyAKacY/s1600-h/01.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347852632727518914" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 226px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdjoqTcfsI/AAAAAAAAADo/yCUnTyAKacY/s320/01.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Flange 7/8 andrew heliax connector.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-8158649066512352171?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/8158649066512352171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=8158649066512352171' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/8158649066512352171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/8158649066512352171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/06/macam-macam-nama-dan-model-connector.html' title='Bentuk Dan Nama Connector Untuk Cable Coaxial .'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SjdxzSzKziI/AAAAAAAAAGw/j5WGEMYb7zw/s72-c/651447_amphenol.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-4852726764127717756</id><published>2009-06-03T20:15:00.000-07:00</published><updated>2009-06-03T20:21:19.250-07:00</updated><title type='text'>Model Antena Pemancar Fm.</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sic9acqdnVI/AAAAAAAAADg/w1LhDkdmTVQ/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343307007478570322" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 217px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sic9acqdnVI/AAAAAAAAADg/w1LhDkdmTVQ/s320/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;                                              Antena 5/8 .&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sic9C-I1W9I/AAAAAAAAADY/wJFaVQbgVs0/s1600-h/Antena+Sira.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343306604147465170" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 238px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sic9C-I1W9I/AAAAAAAAADY/wJFaVQbgVs0/s320/Antena+Sira.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Antena Sira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sic8ndtp-lI/AAAAAAAAADQ/CMGTNBU5S4k/s1600-h/Antena+OMB+Stainlees.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343306131587070546" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sic8ndtp-lI/AAAAAAAAADQ/CMGTNBU5S4k/s320/Antena+OMB+Stainlees.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Antena OMB stainlees Steel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-4852726764127717756?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/4852726764127717756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=4852726764127717756' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/4852726764127717756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/4852726764127717756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/06/model-antena-pemancar-fm.html' title='Model Antena Pemancar Fm.'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/Sic9acqdnVI/AAAAAAAAADg/w1LhDkdmTVQ/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-7516992578219303615</id><published>2009-05-26T01:52:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T01:56:05.536-07:00</updated><title type='text'>Empat Solusi Bagi Radio Komunitas</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/ShuuF8AC26I/AAAAAAAAADI/KqMw7KhcL0o/s1600-h/mike.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340053200206748578" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 227px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/ShuuF8AC26I/AAAAAAAAADI/KqMw7KhcL0o/s320/mike.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Minimnya ketersediaan kanal yang diperuntukan bagi radio komunitas hingga pada akhirnya membuat mereka kesulitan mendapatkan izin penyiaran, kemungkinan bisa dipecahkan dengan beberapa solusi. Anggota KPID Jabar, Muhammad Zein Al-faqih mengungkapkan ada empat jalan keluar mengenai persoalan ini.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama,&lt;/strong&gt; kata Zein, bila terdapat sejumlah radio komunitas dalam satu wilayah yang saling berdekatan, sebaiknya antara radio komunitas tersebut melakukan merger menjadi satu radio komunitas.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua,&lt;/strong&gt; diantara radio-radio tersebut bisa diadakan kesepakatan dengan pembagian waktu siaran (time sharing) masing-masing radio dalam satu hari ini.Kemudian, solusi&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ketiga, &lt;/strong&gt;jika jarak antara radio komunitas masing-masing saling berdekatan, mereka bisa diminta untuk berpindah lokasi atau keluar minimal sejauh 2,5 km dari siaran radio komunitas yang lainnya. Tapi hal ini, mesti disesuaikan dengan peluang frekuensi yang terdapat di wilayah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keempat,&lt;/strong&gt; jika ketiga solusi tersebut tidak bisa dijalankan, maka jalan satu-satunya yang bisa ditempuh oleh radio-radio tersebut adalah masuk dalam tahap seleksi. "Tahap ini merupakan tahap terakhir yang ditempuh jika solusi-solusi tersebut tidak bisa diterima atau berjalan," kata Zein.Dalam kesempatan tersebut, Zein juga menjelaskan mengenai penggunaan kanal radio komunitas yang hanya satu kanal padahal tersedia 3 kanal untuk mereka dalam setiap wilayah siaran (kecamatan). Menurutnya, sesuai dengan PP 51 dan juga fakta yang ada dilapangan seperti di Jabar, sebenarnya hanya satu kanal yang bisa digunakan untuk radio tersebut bersiaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : kpi.go.id&lt;br /&gt;Posting : radio akbar fm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-7516992578219303615?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/7516992578219303615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=7516992578219303615' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/7516992578219303615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/7516992578219303615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/05/empat-solusi-bagi-radio-komunitas.html' title='Empat Solusi Bagi Radio Komunitas'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/ShuuF8AC26I/AAAAAAAAADI/KqMw7KhcL0o/s72-c/mike.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-8818526390711807152</id><published>2009-04-29T03:04:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T03:13:24.011-07:00</updated><title type='text'>Teknik penulisan naskah berita radio</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SfgnXKmZ1gI/AAAAAAAAADA/Pu8AOO06Reg/s1600-h/radioku.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330053437928887810" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SfgnXKmZ1gI/AAAAAAAAADA/Pu8AOO06Reg/s320/radioku.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Meskipun merupakan media audio, naskah dan berita radio tidak lepas dari tulis menulis. Hanya saja teknik dan bentuk tulisannya sangat berbeda dengan pembuatan naskah berita media cetak.&lt;br /&gt;Karena radio mengandalkan telinga pendengar yang kemampuannya terbatas, maka tulisan yang disampaikan harus singkat namun jelas. Dalam teori penulisan berita radio, disebut KISS - Keep It Short and Simple. Agar tidak kaku dan enak didengar, untuk menulis naskah berita radio harus menggunakan bahasa tutur atau bahasa percakapan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hal-hal lain yang juga perlu diperhatikan dalam menulis naskah dan berita radio adalah:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;jangan menggunakan kalimat majemuk&lt;br /&gt;jangan menggunakan kata-kata negatif&lt;br /&gt;jangan menggunakan kalimat pasif&lt;br /&gt;jangan terlalu banyak menggunakan angka-angka apalagi angka-angka rumit. jika terpaksa, harus disederhanakan dengan menggunakan kata ’sekitar, berkisar, antara, kurang lebih’ dan lain sebagainya&lt;br /&gt;jangan terlalu banyak menggunakan singkatan&lt;br /&gt;jangan terlalu banyak memakai istilah asing&lt;br /&gt;untuk memudahkan penyiar / newscaster, tulis nama, angka atau istilah dalam bahasa asing sesuai cara bacanya. Misalnya: 270 ditulis duaratus tujuhpuluh. Writer ditulis wraiter, dll&lt;br /&gt;biasanya pangkat/titel/gelar tidak perlu digunakan, kecuali jika memang terkait erat dengan isi berita&lt;br /&gt;ingat, satu berita satu cerita, satu kalimat satu ide&lt;br /&gt;biasakan membuat lead atau kepala berita yang bisa menarik perhatian pendengar.&lt;br /&gt;durasi berita jangan terlalu panjang .&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Sumber : radioclinic.com&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Posting : radio akbar fm&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-8818526390711807152?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/8818526390711807152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=8818526390711807152' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/8818526390711807152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/8818526390711807152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/04/teknik-penulisan-naskah-berita-radio.html' title='Teknik penulisan naskah berita radio'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SfgnXKmZ1gI/AAAAAAAAADA/Pu8AOO06Reg/s72-c/radioku.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-2215377774588631764</id><published>2009-04-06T02:56:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T02:58:00.839-07:00</updated><title type='text'>1 April Diusulkan Jadi Hari Penyiaran</title><content type='html'>Beberapa kalangan dan pemerhati dunia penyiaran di Jawa Tengah mengusulkan supaya Tanggal 1 April dijadikan sebagai Hari Penyiaran Nasional. Selain itu, mereka mengusulkan agar Mangkunegara VII (MN VII) sebagai Bapak Penyiaran Nasional. Usulan tersebut, menurut mereka, didasarkan pada fakta bahwa pada 1 April 1933 merupakan kali pertama lahirnya penyiaran radio modern milik pribumi yang penetapannya dilakukan di Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, saat dipimpin MN VII. Deklarasi untuk mendukung usulan tersebut dilakukan di Solo kemarin. Acara tersebut diikuti himpunan elemen penyiaran di Kota Solo dan sejumlah tokoh seperti Gesang dan Waldjinah. ”Pada 1 April 1933 lahir Solosche Radio Vereneeging (SRV),” kata anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah Hari Wiryawan yang juga hadir dalam acara tersebut. Red&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : kpi.go.id&lt;br /&gt;Posting  : radio akbar fm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-2215377774588631764?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/2215377774588631764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=2215377774588631764' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/2215377774588631764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/2215377774588631764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/04/1-april-diusulkan-jadi-hari-penyiaran.html' title='1 April Diusulkan Jadi Hari Penyiaran'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-152066135387259580</id><published>2009-03-21T02:10:00.000-07:00</published><updated>2009-03-21T02:12:58.849-07:00</updated><title type='text'>Sejarah Penyiaran Dunia</title><content type='html'>Sejarah media penyiaran dunia dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu sejarah media penyiaran sebagai penemuan teknologi dan sejarah media penyiaran sebagai suatu industri. Sejarah media penyiaran sebagai penemuan teknologi berawal dari ditemukannya radio oleh para ahli teknik di Eropa dan Amerika. Sejarah media penyiaran sebagai suatu industri dimulai di Amerika. Dengan demikian, mempelajari sejarah media penyiaran dunia, baik sebagai penemuan teknologi maupun industri nyaris hampir sama dengan mempelajari sejarah penyiaran di Amerika Serikat. Pada bagian ini, akan dibahas sejarah penyiaran dunia dan juga sejarah penyiaran di Indonesia.Sejarah media penyiaran dunia dimulai ketika ahli fisika Jerman bernama Heinrich Hertz pada tahun 1887 berhasil mengirim dan menerima gelombang radio. Upaya Hertz itu kemudian dilanjutkan oleh Guglielmo Marconi (1874-1937) dari Italia yang sukses mengirimkan sinyal morse –berupa titik dan garis- dari sebuah pemancar kepada suatu alat penerima. Sinyal yang dikirimkan Marconi itu berhasil menyeberangi Samudera Atlantik pada tahun 1901 dengan menggunakan gelombang elektromagnetik.Sebelum Perang Dunia I meletus, Reginald Fessenden dengan bantuan perusahaan General Electric (GE) Corporation Amerika berhasil menciptakan pembangkit gelombang radio kecepatan tinggi yang dapat mengirimkan suara manusia dan juga musik. Sementara itu tabung hampa udara yang ketika itu bernama audion berhasil pula diciptakan. Penemuan audion menjadikan penerimaan gelombang radio menjadi lebih mudah.Radio awalnya cenderung diremehkan dan perhatian kepada penemuan baru itu hanya terpusat sebagai alat teknologi transmisi. Radio lebih banyak digunakan oleh militer dan pemerintahan untuk kebutuhan penyampaian informasi dan berita. Radio lebih banyak dimanfaatkan para penguasa untuk tujuan yang berkaitan dengan ideologi dan politik secara umum.Peran radio dalam menyampaikan pesan mulai diakui pada tahun 1909 ketika informasi yang dikirimkan melalui radio berhasil menyelamatkan seluruh penumpang kapal laut yang mengalami kecelakaan dan tenggelam. Radio menjadi medium yang teruji dalam menyampaikan informasi yang cepat dan akurat sehingga kemudian semua orang mulai melirik media ini.Pesawat radio yang pertama kali diciptakan, memiliki bentuk yang besar dan tidak menarik serta sulit digunakan karena menggunakan tenaga listrik dari baterai yang berukuran besar. Menggunakan pesawat radio ketika itu, membutuhkan kesabaran dan pengetahuan elektronik yang memadai.(Uraian lebih lengkap dapat anda baca pada buku Manajemen Media Penyiaran oleh Morissan, Penerbit Prenada Media 2008 pada &lt;a href="http://www.prenadamedia.com/cat.php?perpage=10&amp;amp;kat=7&amp;amp;pos=10"&gt;Sumber :http://www.prenadamedia.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Posting : radio akbar fm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-152066135387259580?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/152066135387259580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=152066135387259580' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/152066135387259580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/152066135387259580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/03/sejarah-penyiaran-dunia.html' title='Sejarah Penyiaran Dunia'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-2466841306426435561</id><published>2009-03-12T22:27:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T22:30:41.602-07:00</updated><title type='text'>Memilih Ponsel Radio</title><content type='html'>Saat ini ponsel dengan fitur Radio FM sudah banyak beredar di pasaran. Harganya pun terbilang murah dan ekonomis, tapi tetap saja pengguna harus cermat memilih ponsel radio, terutama mencermati kualitas suara dan ketahanan fisik dari ponsel yang dipilih. Nah, bagi pengguna yang berniat membeli ponsel dengan fitur radio berikut beberapa cara membeli ponsel radio berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Periksa koneksi antena eksternalBiasanya ponsel dengan fitur radio, menggunakan handsfree sebagai antena eksternal menangkap gelombang radio FM. Sebelum pengguna membeli, periksa dulu kekuatan koneksi port handsfree ponsel bersangkutan. Sebab, jika koneksi ini terlihat kendur atau kurang kuat, akan mengganggu kenikmatan pengguna ketika mendengarkan radio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pilih baterai ponsel yang kuatKarena ponsel dengan radio digunakan sebagai media hiburan. Maka pengguna harus memilih ponsel radio dengan daya tahan mumpuni untuk digunakan sebagai media komunikasi dan hiburan. ( kategori baterai ponsel kuat adalah dapat menyala seharian)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pilih ponsel radio dengan fitur tambahanKarena ponsel radio biasanya memiliki banyak fitur tambahan, tak ada salahnya memilih ponsel radio dengan fitur yang cocok bagi pengguna. Sebagai contoh fitur lampu senter, dengan fitur tambahan seperti lampu senter pengguna dapat terbantu melakukan aktifitas lain diluar penggunan ponsel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.4. Pilih ponsel radio yang memiliki lubang handsfree 3.5mmKarena dengan ponsel yang memiliki lubang handsfree 3.5mm pengguna dapat mendengarkan radio lewat speaker. Sehingga suara yang dihasilkan jauh lebih bagus dan halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pilih ponsel radio yang memiliki fitur A2DPKarena dengan fitur ini, pengguna dapat terbebas dari belitan kabel ketika mendengarkan radio. Fitur A2DP dapat mendukung handsfree bluetooth stereo. &lt;strong&gt;(dwi/jpnn)&lt;/strong&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Posting : radio akbar fm&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-2466841306426435561?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/2466841306426435561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=2466841306426435561' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/2466841306426435561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/2466841306426435561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/03/memilih-ponsel-radio.html' title='Memilih Ponsel Radio'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-5611209689294746825</id><published>2009-03-11T19:09:00.000-07:00</published><updated>2009-03-11T19:12:53.880-07:00</updated><title type='text'>DPRD Kaltim Umumkan Anggota KPID Terpilih</title><content type='html'>03/03/2009&lt;br /&gt;Setelah melalui proses ujian tertulis dan fit and proper test serta uji publik, Komisi A DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan telah menetapkan tujuh orang yang lulus menjadi Anggota KPID Kalimantan Timur periode 2009 – 2012. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pansus Seleksi KPID Kaltim, Dahri Yasin. "Kami telah memilih tujuh anggota baru KPID Kaltim. Penentuan anggotanya memang ketat. Kami benar-benar mencari anggota yang memiliki kualitas memadai dan bisa menjawab tantangan penyiaran saat ini dan yang akan datang," tutur Dahri Yasin.Adapun nama-nama ketujuh orang anggota KPID Kaltim periode dua tersebut yakni, H. Syafruddin, Haerul Akbar, Hj Ida Wahyuni Iskandar, Noor Rahmanto, Ludia Sampe, Ali Sadli dan Zannur Al Faisal.Dalam kesempatan itu, Dahri juga menyatakan tujuh nama orang yang dinyatakan lulus sebagai cadangan Anggota KPID Kalimantan Timur periode 2009 – 2012. Adapun ketujuh orang tersebut, Bambang Prayitno, Lilik Rukitasari, SH, Riyono Praktikto, Hery Romadan, Imran Duse, Amirullah, dan Lazuardi.Rencananya, ketujuh orang anggota baru KPID Kaltim periode dua tersebut akan dilantik oleh Gubenur Provinsi Kaltim. Namun, sampai dengan info ini diturunkan, waktu pelantikan belum diketahui jadwalnya. Red&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : kpi&lt;br /&gt;Posting : radio akbar fm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-5611209689294746825?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/5611209689294746825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=5611209689294746825' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/5611209689294746825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/5611209689294746825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/03/dprd-kaltim-umumkan-anggota-kpid.html' title='DPRD Kaltim Umumkan Anggota KPID Terpilih'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-12370416734383622</id><published>2009-03-03T02:24:00.000-08:00</published><updated>2009-03-03T02:25:46.892-08:00</updated><title type='text'>Bukti siar digital radio</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Bukti Siar Digital® radio adalah&lt;/strong&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/wiki/Sistem"&gt;sistem&lt;/a&gt; pemantauan siaran radio jaringan otomatis berbasis &lt;a href="http://www.blogger.com/wiki/Internet"&gt;internet&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Sistem tersebut terdiri dari penerima &lt;a href="http://www.blogger.com/wiki/Radio"&gt;radio&lt;/a&gt; yang terpasang pada &lt;a href="http://www.blogger.com/wiki/Komputer"&gt;komputer&lt;/a&gt; dalam jangkauan pemancar radio pengirim siaran untuk "mendengar" bila siaran program dan iklan telah disiarkan. Sistem ini merupakan metode baru dalam penyampaian bukti siar &lt;a href="http://www.blogger.com/wiki/Iklan"&gt;iklan&lt;/a&gt; yang diperkenalkan oleh &lt;a href="http://www.blogger.com/wiki/Kantor_berita_radio_KBR68H"&gt;kantor berita radio KBR68H&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/wiki/Jakarta"&gt;Jakarta&lt;/a&gt;. Biasanya bukti siar iklan disampaikan dengan menggunakan kertas dan kaset. Dalam sistem buktisiar digital, pengiklan dapat mengecek iklan mereka di radio-radio jaringan melalui &lt;a href="http://www.blogger.com/wiki/Internet"&gt;internet&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sumber : wikipedia&lt;br /&gt;Posting : radio akbar fm &lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-12370416734383622?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/12370416734383622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=12370416734383622' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/12370416734383622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/12370416734383622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/03/bukti-siar-digital-radio.html' title='Bukti siar digital radio'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-2231741635532928536</id><published>2009-03-03T02:02:00.000-08:00</published><updated>2009-03-03T02:05:43.632-08:00</updated><title type='text'>Edwin Howard Amstrong (1890-1954),Penemu Gelombang Radio Fm .</title><content type='html'>&lt;strong&gt;KEMAJUAN&lt;/strong&gt; teknologi berdampak pula terhadap siaran radio. Dulu kita hanya dapat menikmati siaran radio dengan gelombang AM (amplitude modulation). Namun, kini pendengar pun dimanjakan oleh kemunculan gelombang radio FM (frequency modulation) yang bersuara lebih jernih. Orang yang berjasa menemukan gelombang FM adalah Edwin Howard Armstrong yang dikenal sebagai "Bapak penemu radio FM".&lt;br /&gt;Amstrong dilahirkan pada tanggal 18 Desember 1890 di New York City, Amerika Serikat (AS). Kepintaran dan keuletannya sudah tampak sejak kecil. Bahkan, ketika usianya baru menginjak 14 tahun, ia telah bercita-cita ingin menjadi seorang penemu. Ketika menginjak remaja, dia mulai mencoba menjadi tukang servis alat-alat rumah tangga tanpa kabel (nirkabel), dan ketika duduk di bangku SMA, dia telah mulai mengadakan uji coba dengan membuat tiang antena di depan rumahnya untuk mempelajari teknologi nirkabel yang kala itu sering mengalami gangguan. Dia dengan cepat dapat memahami permasalahan pada alat komunikasi tersebut. Ia juga dapat menemukan kelemahan sinyal pada penerima akhir transmisi komunikasi. Padahal, tidak ada cara lain untuk memperkuat tenaga pada pengiriman akhir.&lt;br /&gt;Untuk mengembangkan pengetahuannya pada masalah gelombang komunikasi, setelah tamat SMA, Amstrong masuk ke Universitas Columbia jurusan teknik. Di universitas itulah ia melanjutkan penelitiannya di bidang nirkabel. Pada tahun ketiga di Universitas Columbia, Armstrong memperkenalkan temuannya, berupa penguat gelombang radio pertama (radio amplifier). Radio sendiri sebenarnya sudah ditemukan terlebih dahulu oleh Lee De Forest yang menggunakan Tabung Audion yang diberi nama tabung Lee De Forest. Namun, gelombang yang dipancarkannya masih terlalu lemah.&lt;br /&gt;Armstrong mempelajari cara kerja tabung Lee DeForest dan kemudian mendesain ulang dengan mengambil gelombang elektromagnetik yang datang dari sebuah transmisi radio dan dengan cepat memberi sinyal balik melalui tabung. Hanya sesaat, kekuatan sinyal akan meningkat sebanyak 20.000 kali per detik. Fenomena ini oleh Armstrong disebut dengan "regenerasi radio", yang merupakan penemuan penting dan perlu saat radio pertama kali ada. Dengan pengembangan ini, para teknisi radio tidak memerlukan 20 ton generator lagi agar stasiun radio mereka mengudara. Desain sirkuit tunggal temuan Armstrong menjadi kunci kelangsungan gelombang transmiter yang menjadi inti operasional radio. Dan dia lulus sarjana teknik tahun 1913. Atas temuannya tersebut, Armstrong mematenkan ciptaannya dan memberi lisensinya pada Marconi Corporation tahun 1914.&lt;br /&gt;Enam tahun kemudian, Westinghouse membeli hak paten Armstrong atas penerima superheterodyne, dan memulai kiprahnya menjadi stasiun radio pertama bernama KDKA di Pittsburgh. Mulailah radio menjadi sangat populer pada saat itu, mulai dari hiburan sampai berita penting, tidak ada yang tidak memakai jasa radio. Setelah itu, bermunculan terus gelombang radio lainnya. RCA (The Radio Corporation of America) segera membeli seluruh hak paten radio begitu juga radio lain ikut membelinya.&lt;br /&gt;Setelah Perang Dunia I usai, Armstrong kembali ke Universitas Columbia dan bekerja sebagai profesor di universitas tersebut. Tahun 1923 dia menikah dengan Marion MacInnes, sekretaris dari Presiden RCA, David Sarnoff. Pada dekade tersebut dia terlibat dalam perang perusahaan dalam mengendalikan hak paten radio. Hal ini berlanjut sampai awal tahun 1930, dan Armstrong kalah di pengadilan. Meski demikian, dia terus melanjutkan penelitian untuk memecahkan masalah statistik radio. Ia berkesimpulan, hanya ada satu solusi agar karyanya yang telah dicuri orang bisa dihargai, yaitu merancang sistem yang sama sekali baru.&lt;br /&gt;Penelitian demi penelitian pun terus dia lakukan untuk lebih menyempurnakan suara radio tersebut. Pada 1933 Amstrong memperkenalkan sistem radio FM (frequency modulation), yang memberi penerimaan jernih meskipun ada badai dan menawarkan ketepatan suara yang tinggi yang sebelumnya belum ada. Sistem tersebut juga menyediakan sebuah gelombang tunggal membawa dua program radio dengan sekali angkut. Pengembangan ini disebut dengan multiplexing.&lt;br /&gt;Mengenai perbedaan antara gelombang AM dan FM, bisa dijelaskan sebagai berikut. Sinyal suara tidak dapat langsung dipancarkan karena sinyal suara bukan gelombang elektromagnetik. Jika sinyal suara tersebut diubah menjadi gelombang elektromagnetik sekalipun, berapa panjang antena yang dibutuhkan. Untuk dapat mengirimkan sinyal suara dengan lebih mudah, sinyal suara tersebut terlebih dahulu ditumpangkan pada sinyal radio dengan frekuensi yang lebih tinggi dari sinyal suara tersebut. Metode untuk menumpangkan sinyal suara pada sinyal radio disebut modulasi. Modulasi yang sering dipakai radio adalah modulasi amplitudo (AM – amplitude modulation) dan modulasi frekuensi (FM – frequency modulation)&lt;br /&gt;Beda utama antara gelombang AM dengan FM adalah cara memodulasi suaranya. Gelombang FM mempunyai range tambahan sebesar plus 455 KHz. Jadi, jika ada frekeensi radio 88.00 FM, sebenarnya dia menggunakan frekuensi 88.00 MHz + 455 KHz. Mengapa ada tambahan 455 KHz? Nah, gelombang FM itu memodulasi suara secara digital. Jadi, gelombang suara audio itu dicacah secara digital sesuai frekuensi audio (batas ambang telinga antara 6 Hz - 20 KHz). Setelah dicacah secara digital (tambahan 455 KHz tadi, sebagai digital audio buffer), sinyal digital tsb. di-mix dengan gelombang radio (carrier) yang berfrekuensi 88.0 MHz tadi, kemudian dilempar ke udara terbuka. Bagaian yang penting dari sistem pemancar FM adalah antena, saluran transmisi, dan pemancar itu sendiri.&lt;br /&gt;Untuk memperkenalkan temuannya pada dunia, pada tahun 1940 Armstrong mendapat izin untuk mendirikan stasiun radio FM pertama yang didirikan di Alpine, New Jersey. Berkat temuannya tersebut , pada 1941, Institut Franklin memberi penghargaan kepada Armstrong berupa medali Franklin, yang merupakan salah satu penghargaan tertinggi komunitas ilmuwan. Kekalahannya dalam sengketa selama bertahun-tahun dengan perusahaan yang telah memanfaatkan hak ciptanya, tak berpengaruh terhadap pemberian medali Franklin tersebut.&lt;br /&gt;Sayangnya, Armstrong harus mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Sang penemu gelombang radio FM tersebut diketemukan mati bunuh diri di tahun 1954. Istrinya, Marion MacInnes, yang menjadi pewaris hasil temuan Armstrong melanjutkan perjuangan suaminya bertempur di persidangan dan memenangkan jutaan dolar. Atas kejernihan suara yang dihasilkannya di awal ’60-an, saluran FM mendominasi sistem radio, dan bahkan digunakan untuk komunikasi antara bumi dan luar angkasa oleh Badan Antariksa Nasional Amerika, NASA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Posting : radioakbarfm.&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-2231741635532928536?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/2231741635532928536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=2231741635532928536' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/2231741635532928536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/2231741635532928536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/03/edwin-howard-amstrong-1890-1954penemu.html' title='Edwin Howard Amstrong (1890-1954),Penemu Gelombang Radio Fm .'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-7274877367641894182</id><published>2009-02-24T02:25:00.000-08:00</published><updated>2009-02-24T02:29:11.337-08:00</updated><title type='text'>Calon Anggota KPID Kaltim Tersaring 14 Orang</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Senin, 23 Februari 2009&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hasil seleksi panitia khusus (Pansus) seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimatan Timur (Kaltim) telah menyaring 14 orang calon anggota KPID Kaltim yang lolos dari 21 peserta dari 74 peserta yang mendaftar.Dari 14 anggota, selanjutnya akan mengikuti tes uji publik, sebelum menetapkan tujuh anggota KPID yang akan dilantik. Ketua Pansus KPID Kaltim Dahri Yasin mengatakan, dari hasil fit and proper test 21 peserta telah tersaring 14 orang.Mereka yang lolos akan mengikuti tes tahap III, untuk mendapatkan penilaian dari pansus setelah uji publik. "Dari 14 orang yang sudah lulus fit and proper test, akan kami tes tahap ketiga yaitu tes uji publik selama tiga hari. 14 orang ini kita anggap sudah lulus, hanya kita mencari 7 orang yang kita tetapkan, sisanya sebagai cadangan," kata Dahri, yang menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kaltim, pekan lalu.Menurut dia, dari hasil tes uji publik, tim pansus seleksi KPID Kaltim akan melihat apakah ada publik yang merasa keberatan terkait dengan kelulusan 14 orang tersebut. Jika ada publik yang merasa keberatan, kata Dahri, tim pansus akan mengakomodir. "Kalau publik keberatan dengan salah satu dari 14 calon ini, kita akan akomodir dan kita akan kroscek ke yang bersangkutan. Waktu yang kita berikan jika ada keberatan dari publik selama tiga hari melalui media cetak dan elektronik," ujar Dahri.Bagi pihak yang berkeberatan terhadap perserta yang dinyatakan lulus, bisa mengajukan keberatan secara tertulis serta dilengkapi bukti-bukti. Surat keberatan ditujukan kepada Humas DPRD Kaltim mulai tanggal 18 sampai 23 FebruariApabila tidak ada yang mengajukan keberatan sampai tanggal 23 Februari hingga pukul 16.00, maka pihak tim pansus akan menetapkan 7 orang anggota KPID. Penetapan tujuh orang calon anggota KPID, akan dilihat berdasarkan ranking penilaian tes. "Dari 14 orang kita akan urutkan berdasarkan ranking nilai selama tes. Misalnya untuk nilai tes tertulis itu pencapaiannya paling tinggi 40 persen. sedangkan nilai dari fit and proper test mencapai 60 persen nilainya. Dari total nilai itu, kita akan gabungkan dan siapa yang paling tertinggi nilainya," kata Dahri. Setelah menetapkan tujuh calon anggota KPID, tim pansus akan menyerahkan berkas laporan ke pimpinan dewan dan langsung diserahkan ke pemprov Kaltim. "Untuk segera dibuatkan surat keputusan dan diparipurnakan," tambahnya. Red dari berbagai sumber.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sumber : kpi.go.id&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Posting  : radioakbarfm&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-7274877367641894182?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/7274877367641894182/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=7274877367641894182' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/7274877367641894182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/7274877367641894182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/02/calon-anggota-kpid-kaltim-tersaring-14.html' title='Calon Anggota KPID Kaltim Tersaring 14 Orang'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-1134472705691258962</id><published>2009-02-12T02:05:00.000-08:00</published><updated>2009-02-12T02:14:10.154-08:00</updated><title type='text'>Beberapa Contoh Radio Resifer Lama</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SZP19-4r45I/AAAAAAAAACo/wMSBEhmXJZ8/s1600-h/Sebuah+radio+merek+Bush+lama.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301851631546786706" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 301px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SZP19-4r45I/AAAAAAAAACo/wMSBEhmXJZ8/s320/Sebuah+radio+merek+Bush+lama.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Sebuah radio merek Bush lama&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SZP1O41Pi_I/AAAAAAAAACg/mp7k_0LIf-Y/s1600-h/531px-Truetone-Radio.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301850822467881970" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 284px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SZP1O41Pi_I/AAAAAAAAACg/mp7k_0LIf-Y/s320/531px-Truetone-Radio.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Sebuah radio merek Truetone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-1134472705691258962?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/1134472705691258962/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=1134472705691258962' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/1134472705691258962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/1134472705691258962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/02/beberapa-contoh-radio-resifer-lama.html' title='Beberapa Contoh Radio Resifer Lama'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SZP19-4r45I/AAAAAAAAACo/wMSBEhmXJZ8/s72-c/Sebuah+radio+merek+Bush+lama.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-1560507474704316113</id><published>2009-02-12T02:01:00.000-08:00</published><updated>2009-02-12T02:03:47.713-08:00</updated><title type='text'>GROUNDING</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Grounding atau pembumian adalah&lt;/strong&gt; salah satu metoda dalam listrik dan elektornika yang digunakan untuk meneruskan energi listrik yang berlebihan dengan aman ke bumi. Para pengguna peralatan elektronik tentu membutuhkan sistem kelistrikan yang baik yang dapat menjamin kelangsungan operasional peralatan mereka. Oleh karena itu metoda pembumian atau grounding ini sangat diperlukan untuk kelangsungan kerja dan keamanan dalam banyak hal.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Fungsi Grounding Pada Beberapa Alat :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;StabilizerAlat ini banyak digunakan untuk menstabilkan tegangan yang bersumber dari listrik. Cara kerja alat ini yaitu mendeteksi tegangan yang masuk dan menyesuaikan tegangan keluaran dengan alat yang disebut dengan transformator atau biasa disebut dengan trafo. Biasanya stabilizer ini mempunyai bahan pembungkus atau chasing yang terbuat dari seng atau jenis tembaga lainya yang mengandung bahan yang dapat menghantarkan listrik. Dengan otomatis transformator yang menempel pada chasing ini berpotensi untuk menimbulkan kebocoran tegangan yang berasal dari induksi transformator. Dengan adanya grounding, stabilizer menjadi aman dan tidak ada efek samping untuk digunakan. Penggunaan grounding disini yaitu meredam atau membuang dengan aman tegangan- tegangan yang ditimbulkan oleh transformator. Cara penggunaan grounding pada alat ini adalah dengan memanfaatkan teknologi induksi dari getaran elektromagnetik yang di hantarkan oleh element ditengahnya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penangkal petir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alat ini biasanya menempel di atas genting gedung-gedung tinggi atau bangunan atap rumah yang cukup tinggi. Alat ini digunakan untuk meredam tegangan yang berasal dari petir yang terjadi karena adanya perbedaan potensial pada awan-awan yang mengandung air. Pada saat awan bertabrakan dengan awan lain yang berbeda potensial, terjadilah kilatan cahaya disertai dengan suara yang lebih lambat. Sambaran petir biasanya menyambar pada sesuatu yang paling tinggi, seperti batang pohon atau bangunan. Penggunaan grounding disini yaitu dengan menyambungkan titik-titik penangkal dengan kabel yang tebal kepada saluran grounding yang telah dibuat. Dengan dipasang metoda seperti ini, sambaran petir akan diredam dan dinetralisir oleh grounding.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Modem SDSL&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan modem SDSL, grounding dipergunakan untuk proteksi petir. Hanya saja sambaran petir ini tidak langsung melalui sebuah penangkal tetapi sambaran dari kabel yang dipergunakan untuk media transmisinya berupa kabel DW ( Drop Wire ) yang bisanya terjadi diantara perjalanan kabel. Oleh karena itu setiap modem dilengkapi dengan alat berupa arrester pada saat instalasi. Jadi fungsi arrester ini yaitu membuang tegangan yang masuk bila input tegangan berlebihan dari pemakaian biasa dan langsung melewatkan tegangan tinggi tersebut melalui saluran grounding.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Posting : Akbar Fm &lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-1560507474704316113?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/1560507474704316113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=1560507474704316113' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/1560507474704316113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/1560507474704316113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/02/grounding.html' title='GROUNDING'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-5310298847982198865</id><published>2009-02-12T01:47:00.000-08:00</published><updated>2009-05-26T01:52:20.796-07:00</updated><title type='text'>Perlindungan Peralatan Elektronika dari Bahaya Induksi Akibat Sambaran Petir</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Pendahuluan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Petir merupakan kejadian alam yang selalu melepaskan muatan listriknya ke bumi tanpa dapat dikendalikan dan menyebabkan kerugian harta benda dan manusia. Tak ada yang dapat mengubah situasi ini.&lt;br /&gt;Petir telah banyak membuat kerugian pada manusia dan kerusakan pada peralatan sejak dulu. Semakin banyaknya pemakaian alat elektronik dan peralatan tegangan rendah saat ini telah meningkatkan jumlah statistik kerusakan yang ditimbulkan oleh pengaruh sambaran petir baik langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;Indonesia memiliki hari guruh yang tinggi dengan jumlah sambaran petirnya yang banyak, sehingga kerusakan dan kerugian yang ditimbulkannya pun lebih besar. Upaya proteksi manusia dan peralatan telah dilakukan, namun dengan semakin luas, semakin banyak dan semakin canggihnya peralatan listrik dan elektronik yang digunakan menyebabkan semakin rumitnya sistem yang diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kerusakan yang diakibatkan oleh petir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keadaan alam iklim tropis Indonesia pada umumnya termasuk daerah dengan hari petir yang tinggi setiap tahun. Karena keterbatasan data besarnya hari petir untuk setiap lokasi di Indonesia, pada saat ini diasumsikan bahwa lokasi-lokasi yang tinggi di atas gunung atau menara yang menonjol ditengah- tengah area yang bebas (sawah, ladang, dll.) mempunyai kemungkinan sambaran lebih tinggi daripada tempat-tempat di tengah-tengah kota yang dikelilingi bangunan-bangunan tinggi lainnya.&lt;br /&gt;Tempat-tempat dengan tingkat sambaran tinggi (frekwensi maupun intensitasnya) mendapat prioritas pertama untuk penanggulangannya, sedangkan tempat-tempat yang relatif kurang bahaya petirnya mendapat prioritas ke dua dengan pemasangan protektor yang lebih sederhana. Lokasi yang mempunyai nilai bisnis tinggi (industri kimia, pemancar TV, Telkom, gedung perkantoran dengan sistem perkantoran dan industri strategis seperti : hankam, pelabuhan udara, dll.), memerlukan proteksi yang dilakukan seoptimal mungkin, sedangkan lokasi dengan nilai bisnis rendah mungkin makin sederhana sistem protektor yang akan dipasang.&lt;br /&gt;Pemakaian penangkal petir tradisional (eksternal) sudah sangat dikenal sejak dulu untuk melindungi bangunan atau instalasi terhadap sambaran petir. Bagaimanapun alat pelindung tradisional ini hanya dapat digunakan sebagai perlindungan gedung itu sendiri terhadap bahaya kebakaran atau kehancuran, sedangkan induksi tegangan lebih atau arus lebih yang diakibatkan masih belum terserap sepenuhnya oleh penangkal petir tradisional tadi. Induksi inilah yang bahayanya cukup besar terhadap peralatan elektronik yang cukup sensitif dan MAHAL HARGANYA.&lt;br /&gt;Dengan berkembangnya teknologi yang sangat pesat hingga kini, maka pelepasan muatan petir dapat merusak jaringan listrik dan peralatan elektronik yang lebih sensitif. Sambaran petir pada tempat yang jauh sudah mampu merusak sistem elektronika dan peralatannya, seperti instalasi komputer, perangkat telekomunikasi seperti PABX, sistem kontrol, alat-alat pemancar dan instrument serta peralatan elektronik sensitif lainnya. Untuk mengatasi masalah ini maka perlindungan yang sesuai harus diberikan dan dipasang pada peralatan atau instalasi terhadap bahaya sambaran petir langsung maupun induksinya.&lt;br /&gt;Salah satu penyebab semakin tingginya kerusakan peralatan elektronika karena induksi sambaran petir tersebut adalah karena sangat sedikitnya informasi mengenai petir dan masalah yang dapat ditimbulkannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kerusakan Akibat Sambaran Langsung&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan ini biasanya langsung mudah diketahui sebabnya, karena jelas petir menyambar sebuah gedung dan sekaligus peralatan listrik/elektronik yang ada di dalamnya ikut rusak (kemungkinan mengakibatkan kebakaran gedung, PABX, kontrol AC, komputer, alat pemancar, dll. hancur total).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kerusakan Akibat Sambaran Tidak Langsung&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan ini sulit diidentifikasi dengan jelas karena petir yang menyambar pada satu titik lokasi sehingga hantaran induksi melalui aliran listrik/kabel PLN, telekomunikasi, pipa pam dan peralatan besi lainnya dapat mencapai 1 km dari tempat petir tadi terjadi. Sehingga tanpa disadari dengan tiba-tiba peralatan komputer, pemancar TV, radio, PABX terbakar tanpa sebab yang jelas.&lt;br /&gt;Contoh : Petir menyambar tiang PLN lokasi A sehingga tegangan/arusnya mencapai dan merusak peralatan rumah sakit dan peralatan telekomunikasi di lokasi B karena jarak tiang PLN (A) ke rumah sakit dan peralatan telekomunikasi tersebut (B) adalah kurang atau sama dengan 1 km.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sistem Perlindungan Peralatan (Penangkal Petir)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sistem proteksi yang dibutuhkan berkaitan erat dengan konsep zone atau induksi yang mungkin timbul diakibatkan dari petir itu sendiri dan keinginan untuk memperoleh data petir akan terpenuhi dengan semakin banyaknya dana dan daya yang diarahkan ke permasalahan petir.&lt;br /&gt;Di samping itu pemahaman tentang masalah atau pengaruh yang ditimbulkan perlu ditingkatkan sehingga usaha perlindungan yang dilakukan dapat maksimal. Sistem perlindungan yang diaplikasikan pada instalasi yang sudah dibangun akan menjadi lebih mahal daripada jika dilakukan perlindungan pada saat instalasi baru pada tahap perencanaan.&lt;br /&gt;Proses terjadinya awan bermuatan ini akan semakin sering jika semakin dekat ke katulistiwa yang berudara lembab. Semakin banyak terbentuknya awan bermuatan akan semakin tinggi jumlah sambaran petir yang terjadi. Jumlah sambaran ini sering disebut juga sebagai jumlah HARI-GURUH PER TAHUN (thunderstormdays).&lt;br /&gt;Dari pengalaman bertahun-tahun para peneliti petir telah menunjukkan bahwa sistem proteksi petir yang didasarkan pada sistem proteksi eksternal dan internal yang klasik, misalnya seperti yang diberikan pada standard DIN VDE 0185, sudah tidak memadai lagi untuk sitem yang rumit dan menggunakan banyak fasilitas jaringan telekomunikasi yang padat seperti pabrik, pusat komputer dan pembangkit listrik. Standar yang konvensional hanya menentukan komponen secara sendiri-sendiri (individual), seperti finial, down conductor, sistem pentanahan, sistem penyama tegangan (Equipotential Bonding - EB), pembatasan medan, atau pembatasan gelombang berjalan pada hantaran.&lt;br /&gt;Ada satu referensi umum untuk semua peraturan yang berlaku pada bidang teknik telekomunikasi, misalnya pada standar Jerman DIN VDE 0800 dan DIN VDE 0845. Standar ini pun belum tentu sesuai dengan standar lainnya, karena itu suatu metode telah dikembangkan untuk memungkinkan perencanaan suatu sistem proteksi yang bisa mengintegrasikan seluruh individual sistem tersebut.&lt;br /&gt;Proteksi petir untuk instalasi telekomunikasi pada dasarnya adalah masalah Electromagnetic Compatibility - EMC. Peralatan elektronik harus tahan terhadap gangguan dari induksi dan konduksi petir pada akibat sambaran langsung atau sambaran dekat dan bahkan tidak boleh "upset" atau terputusnya komunikasi.&lt;br /&gt;Untuk mengintegrasikan seluruh sistem proteksi tersebut, dikenal istilah Lighting Protection Zones (LPZ) yang telah digunakan sebagai standar di Hankam milik Jerman. Prinsipnya adalah sistem proteksi dibagi menjadi beberapa bagian dengan intersection yang jelas antara masing-masing zone. Untuk daerah proteksi, kondisi elektromagnetik dapat didefinisikan, misalnya besarnya medan listrik dan medan magnet akibat pengaruh petir atau besarnya tegangan lebih yang berjalan pada hantaran yang memasuki daerah tersebut. Dari besaran dapat ditentukan ukuran hantaran dan karakteristik alat proteksi yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;Metode ini telah dibahas untuk dijadikan sebagai standar pada International Electrotechnical Commission (IEC) TC 81. LPZ ini dimulai dari Zone 0, daerah yang memungkinkan terjadinya sambaran petir (LEMP) langsung, yaitu:&lt;br /&gt;Arus transient akibat sambaran petir langsung.&lt;br /&gt;Arus transient yang mengalir melalui hantaran (kondiksi).&lt;br /&gt;Medan elektromagnetik akibat sambaran langsung atau sambaran dekat.&lt;br /&gt;Model ini dapat dikembangkan untuk proteksi akibat tegangan lebih, akibat proses switching (SEMP) di dalam industri, sehingga proteksi yang lengkap bisa diperoleh.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Konsep Daerah Proteksi (LPZ) dan Tingkat Proteksi (PL)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Untuk sistem yang rumit umumnya digunakan Metode Bola Petir (Rolling Sphere Method) untuk menentukan letak finial. Dengan demikian ada daerah yang kemungkinan mendapatkan sambaran petir langsung (LPZ O), juga ada daerah yang tidak akan mendapat sambaran langsung karena terproteksi oleh finial (LPZ O/E).&lt;br /&gt;Dapat ditentukan klasifikasi dari daerah proteksi dan tingkat proteksi, misalnya untuk pusat komputer. Hantaran yang datang dari LPZ O masuk ke LPZ 1 harus dihubungkan dengan alat proteksi yang sesuai yang dilengkapi dengan Equipotential Bonding (EB).&lt;br /&gt;Pada sambaran petir diberikan besaran arus petir yang mengalir pada sistem listrik akibat sambaran petir langsung pada instalasi.Sesuai dengan ketentuan International Electrotechnical Commission TC 81 yang disahkan bulan Agustus 1989 maka sistem penangkal petir yang sempurna harus terdiri atas 3 bagian:&lt;br /&gt;Proteksi External&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang disebut Proteksi External adalah instalasi dan alat-alat di luar sebuah struktur untuk menangkap dan menghantar arus petir ke sistem pembumian atau berfungsi sebagai ujung tombak penangkap muatan listrik/arus petir di tempat tertinggi.Proteksi External yang baik terdiri atas:&lt;br /&gt;- Air Terminal atau Interseptor.- Down Conductor.- Equipotensialisasi.&lt;br /&gt;Proteksi Pembumian/PentanahanBagian terpenting dalam instalasi sistem penangkal petir adalah sistem pembumiannya. Kesulitan pada sistem pembumian biasanya karena berbagai macam jenis tanah. Hal ini dapat diatasi dengan menghubungkan semua metal (Equipotensialisasi) dengan elektrode tunggal yang ke bumi. Hal ini sesuai dengan IEC TC 81 Bab 2.3.&lt;br /&gt;Proteksi InternalProteksi Internal berarti proteksi peralatan elektronik terhadap efek dari arus petir. Terutama efek medan magnet dan medan listrik pada instalasi metal atau sistem listrik. Sesuai dengan standar DIV VDE 0185, IEC 1024-1.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Proteksi Internal terdiri atas:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;- Pencegahan sambaran langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pencegahan sambaran tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Equipotesialisasi.&lt;br /&gt;Peralatan Proteksi PetirUntuk dapat mengantisipasi perkembangan peralatan listrik dan elektronika, maka peralatan proteksi dalam Konsep Daerah Proteksi yang berorientasi pada EMC juga mempunyai tugas yang disesuaikan dengan kebutuhan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Perlunya dilakukan penyampaian informasi yang cepat dan tepat kepada perencanaan, pemeliharaan dan penyedia komponen peralatan proteksi tentang teknologi dan metode-metode baru yang berkembang pesat seirama dengan perkembangan teknologi elektronika dan mikroprosesor.Tingkat proteksi yang ada pada sentral telepon Telkom pada umumnya belum mengacu pada proteksi Eksternal dan Internal, apalagi konsep LPZ yang masih sangat baru untuk instalasi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posting : radio akbar fm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-5310298847982198865?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/5310298847982198865/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=5310298847982198865' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/5310298847982198865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/5310298847982198865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/02/perlindungan-peralatan-elektronika-dari.html' title='Perlindungan Peralatan Elektronika dari Bahaya Induksi Akibat Sambaran Petir'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-8051611539051540891</id><published>2009-02-12T01:38:00.000-08:00</published><updated>2009-02-12T01:43:16.782-08:00</updated><title type='text'>Diagram Transmisi Radio</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SZPurCnfppI/AAAAAAAAACY/5Vpeil4gr8Q/s1600-h/Radio_transmition_diagram_en.png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301843609549514386" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 198px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SZPurCnfppI/AAAAAAAAACY/5Vpeil4gr8Q/s320/Radio_transmition_diagram_en.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Inilah gambar diagram transmisi radio yang biasa kita dengar sehari-hari ,yang selami ini tidak kita ketahui .&lt;br /&gt;Sumber : wikimedia&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-8051611539051540891?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/8051611539051540891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=8051611539051540891' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/8051611539051540891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/8051611539051540891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2009/02/diagram-transmisi-radio.html' title='Diagram Transmisi Radio'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SZPurCnfppI/AAAAAAAAACY/5Vpeil4gr8Q/s72-c/Radio_transmition_diagram_en.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-6517102930553950917</id><published>2008-12-20T21:38:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T21:55:32.951-08:00</updated><title type='text'>FM MODULATOR</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3Y-jjzwbI/AAAAAAAAAB0/WDnXoOur92U/s1600-h/Gb.+1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282116507184382386" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3Y-jjzwbI/AAAAAAAAAB0/WDnXoOur92U/s320/Gb.+1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3Y1BDtRtI/AAAAAAAAABs/T8j1L3gfrv4/s1600-h/Gb.2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282116343304111826" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3Y1BDtRtI/AAAAAAAAABs/T8j1L3gfrv4/s320/Gb.2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3YsGc8B_I/AAAAAAAAABk/UeCHeMSr_kI/s1600-h/Gb.3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282116190133290994" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3YsGc8B_I/AAAAAAAAABk/UeCHeMSr_kI/s320/Gb.3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3YkL-LxFI/AAAAAAAAABc/5BfVThdXdaI/s1600-h/Gb.4.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282116054175958098" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3YkL-LxFI/AAAAAAAAABc/5BfVThdXdaI/s320/Gb.4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3Yce2mDJI/AAAAAAAAABU/CdQtP8J9Pk8/s1600-h/Gb.5.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282115921805446290" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3Yce2mDJI/AAAAAAAAABU/CdQtP8J9Pk8/s320/Gb.5.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3YTbM5jII/AAAAAAAAABM/X6PSNU2107w/s1600-h/Gb.6.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282115766206434434" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3YTbM5jII/AAAAAAAAABM/X6PSNU2107w/s320/Gb.6.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3YLycIHvI/AAAAAAAAABE/7Z6pL0OfLoQ/s1600-h/Gb.7.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282115635005366002" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3YLycIHvI/AAAAAAAAABE/7Z6pL0OfLoQ/s320/Gb.7.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3YEabno7I/AAAAAAAAAA8/UBJSfpYGQNw/s1600-h/Gb.8.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282115508301702066" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3YEabno7I/AAAAAAAAAA8/UBJSfpYGQNw/s320/Gb.8.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3X8zqCPaI/AAAAAAAAAA0/1o0VtyrksWY/s1600-h/Gb.9.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282115377634098594" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3X8zqCPaI/AAAAAAAAAA0/1o0VtyrksWY/s320/Gb.9.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3X1CZfwkI/AAAAAAAAAAs/swPgpUB-1NY/s1600-h/Gb.10.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282115244152308290" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3X1CZfwkI/AAAAAAAAAAs/swPgpUB-1NY/s320/Gb.10.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3XsO7GK6I/AAAAAAAAAAk/u_qOKNriyzg/s1600-h/Gb.11.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282115092895640482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3XsO7GK6I/AAAAAAAAAAk/u_qOKNriyzg/s320/Gb.11.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3Xi39MaJI/AAAAAAAAAAc/JyFlE-6W2JI/s1600-h/Gb.12.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282114932111599762" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3Xi39MaJI/AAAAAAAAAAc/JyFlE-6W2JI/s320/Gb.12.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3W_822atI/AAAAAAAAAAU/nvoCavShhSQ/s1600-h/Gb.13.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282114332131748562" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3W_822atI/AAAAAAAAAAU/nvoCavShhSQ/s320/Gb.13.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3W3spyb_I/AAAAAAAAAAM/98IpHrXqhIM/s1600-h/Gb.14.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282114190343041010" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3W3spyb_I/AAAAAAAAAAM/98IpHrXqhIM/s320/Gb.14.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah fm modulator yang biasa untuk di pasang di mobil , alat ini lumayan canggih hanya dengan di colokkan di tempat pemanas rokok sudah bisa operasi, dengan memakai flash disc atau ipod untuk sumber suara .lalu di monitor melalui radio resifer mobil . selamat mencoba&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-6517102930553950917?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/6517102930553950917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=6517102930553950917' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/6517102930553950917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/6517102930553950917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2008/12/fm-modulator.html' title='FM MODULATOR'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SU3Y-jjzwbI/AAAAAAAAAB0/WDnXoOur92U/s72-c/Gb.+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-180530368529570932</id><published>2008-08-16T03:39:00.000-07:00</published><updated>2008-08-16T03:50:14.897-07:00</updated><title type='text'>Istilah - Istilah Dalam Sound System</title><content type='html'>&lt;strong&gt;A (Audio)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Yang dimaksud dengan Audio adalah sinyal suara yang dikeluarkan dari hasil reproduksi dan recording.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A (Audio CD)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Compact Disc yg dipakai untuk menyimpan data audio digital. Format standar yg dipakai adalah IEC 60908 (hasil riset Philips &amp;amp; Sony di era th 1980) atau juga disebut Redbook. Audio dalam format PCM (Pulse Code Modulation) dengan 16 bit per data, dan 44,1 KHz sampling rate (44100 data per detik).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A (A/V Receiver)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;A/V Receiver Adalah perangkat home audio terdiri dari kombinasi preamplifier ,amplifier ,DAC dan radio jadi satu unit.&lt;br /&gt;B&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B (Bass Reflex)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Adalah tipe speaker dengan sistem kotak celah, atau mempunyai lubang yang berfungsi untuk menaikkan respons bass. Tipe ini lebih efisien dibandingkan sistem kotak rapat, karena dapat menghasilkan bass yang lebih kuat dengan menggunakan daya amplifier yang sama. Tetapi mereka mengorbankan keakuratan bass dalam rangka menggantikannya dengan kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B (Bi-Amp)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Metoda amplifikasi dengan memisahkan power-amplifier untuk nada tinggi dan nada rendah. Memakai dua amplifier untuk tiap kanal. Sistem bi-amp hanya bisa dipakai dengan dua speaker terpisah untuk tiap kanal (4 speaker untuk stereo), atau satu speaker tiap kanal dengan kemampuan bi-wire.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B (Bipolar)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Biasanya berupa speaker yang didesign untuk surround dengan sinyal suara untuk ke dua speakernya berada dalam satu "phasa". Artinya: kedua speaker yang bertolak belakang posisinya tersebut mempunyai arah gerak yang sama. Lihat juga Dipolar.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B (Bi-Wire)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Metoda koneksi antara power-amplifier ke speaker, yang menggunakan 2 kabel terpisah pada tiap kanal. Satu kabel untuk bagian nada tinggi (mid-range &amp;amp; tweeter). Satu kabel untuk bagian nada rendah (woofer). Tidak semua speaker memiliki konektor utk fasilitas bi-wire.&lt;br /&gt;C&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C (CD)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;CD (Compact Disc) Disk optik dengan diameter maksimum 12 cm, single layer. Kapasitas simpan antara 650 Mb sampai 700 Mb. Dipakai utk berbagai sarana penyimpanan seperti misalnya: Audio (standar Redbook), Data komputer (standar ISO 9660), Video (VCD &amp;amp; SVCD), dsb.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C (Composite Video)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Adalah sinyal video tunggal yang mengandung informasi luminance (brightness) dan chrominance (color). Sinyal komposit lebih baik dari RF sinyal, tetapi tidak sebaik S-video, apalagi terhadap Component Video. Untuk sambungan dari/ke TV, jack composit ini biasanya menggunakan tipe RCA berwarna kuning.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C (Cross Talk)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Perbandingan antara sinyal yang diinginkan dengan yang tidak diinginkan. Sebagai contoh kebocoran sinyal dari kanal kanan ke dalam kanal kiri dalam sistem stereo.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C (Crossover)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Adalah komponen atau sirkuit yang berfungsi memisahkan jalur frekuensi kedalam 2 bagian atau lebih. Setiap speaker biasanya memiliki crossover pasif didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C (CD-R)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;CD-R (Compact Disc-Recordable): Suatu versi dari CD dimana data dapat direkamkan namun tidak dapat dihapus. Bahan berbasis celupan organik digunakan untuk menyimpan data yang dituliskan kepadanya melalui laser.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C (CD-RW)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;CD-RW (Compact Disc-ReWritable) Versi dari CD dimana data dapat direkamakan dan dihapus dan direkam ulang di lokasi fisik yang sama pada disc. Pada CD-RW digunakan lapisan phase-changing metal alloy untuk menyimpan data yang dituliskan kepadanya melalui laser.&lt;br /&gt;D&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (Decoder)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Adalah komponen yang mengembalikan bentuk sinyal yang telah diubah, kedalam bentuk sinyal asli-nya&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (Dipolar)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Tipe design speaker, dimana sinyal suara akan diproduksi oleh kedua speaker yang terletak pada sisi berlawanan secara "out of phase.", alias berlawanan arah. Biasa digunakan untuk speaker surround. Lihat juga perbedaannya dengan Bipolar.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (Driver)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Sebutan untuk individual loudspeaker, seperti tweeter, midrange, woofer, dll&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (DVD)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;DVD (Digital Versatile Disc) Disk berdiameter 12cm, dengan kapasitas simpan sebagai berikut: DVD-5 = Single layer, single side, kapasitas = 4,7Gb DVD-9 = Dual layer, single side, kapasitas = 8,54Gb DVD-10 = Single layer, double side, kapasitas = 9,4Gb DVD-18 = Dual layer, double side, kapasitas = 17,08Gb Ada 5 format DVD yg populer: DVD-R, DVD+R, DVD-RW, DVD+RW, DVD-RAM&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (Double-layered DVD)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Suatu DVD yang memiliki dua lapisan data, memungkinkan untuk melipatgandakan kapasitas penyimpanan dibandingkan DVD single layer.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (DVD-Video)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;DVD disc yg digunakan utk menyimpan data audio-visual. Fasilitas file dalam DVD video sangat fleksibel, dan mampu menerima berbagai jenis encoding audio/video. Yg umum dipakai adalah: Video dalam format MPEG-2, resolusi 720x480 (NTSC) 720x576 (PAL) Audio encoding: AC3, DTS, PCM atau MPEG layer 1 &amp;amp; 2.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (DIGITAL)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Skema kode biner yang umumnya dipakai pada teknologi komputer untuk merepresentasikan data sebagai binary bit (1 dan 0).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (DVD-RW)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;DVD-RW (seringkali dianggap sebagai DVD minus RW, DVD-ReWritable) DVD-RW serupa dengan DVD-RAM, yang berbeda teknologinya dimana dia menggunakan read-write access secara sekuensial seperti phonograph, tidak seperti harddisk. Kapasitas baca-tulisnya sebanyak 4,7 GB, dan dapat ditulis ulang sampai 1000 kali. DVD-RW kompatibel dengan kebanyakan DVD-Video player dan DVD-ROM drive.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (DVD+RW)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;DVD+RW (DVD plus RW), (DVD-ReWritable): Untuk perekaman segala tipe konten, untuk audio, videio recording dan editing, dan untuk perekaman adta secara random. Kompatibel dengan kebanyakan DVD-Video player dan DVD-ROM drive.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (DVD-ROM)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;DVD-ROM (Read Only Memory): Biasanya merupakan optical disc yang digunakan untuk menyimpan data, audio dan video. DVD-ROM berjalan di DVD-ROM, DVD-R, DVD-RW, or DVD-RAM drives, ettapi tidak di DVD-Video players yang terhubung ke televisis dan home theaters.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (DVD-RAM)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;DVD-RAM (DVD-Random Access Memory): DVD yang rewritable. Berbasis cartridge, atau lebih baru cartridge-less optical disc untuk perekaman data dan playback. Data dapat direkamkan dan dihapus sampai 100.000 kali, membuat DVD-RAM sebagai virtual har ddisk . DVD RAM menggunakan phase change data layer untuk merekamkan data dari laser. DVD-ROM drive dan DVD-Video player saat ini tidak dapat membaca DVD-RAM.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (DVD-R)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;DVD-R (DVD-Recordable, kadang-kadang dianggap DVD minus R): Versi DVD dimana data dapat direkam, tapi tidak bisa dihapus oleh disc drive. Bahan berbasis celupan organik digunakan untuk menyimpan data yang dituliskan kepadanya melalui laser. DVD-R mempunyai kapasitas 4,7 GB. Terdapat dua versi dari DVD-R: 1. &lt;strong&gt;DVD-R (A) (DVD-Recordable for Authoring):&lt;/strong&gt; Format untuk pengembang konten profesional dan produsen software. Terutama digunakan untuk membuat disc master yang akan diproduksi massal. 2. DVD-R (G) (DVD-Recordable for General use) dan DVD+R (DVD plus Recordable): Suatu format untuk merekam segala tipe konten: audio, video, dan data. Kompatibel dengan kebanyakan DVD player dan DVD-ROM drives.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D (DVD-Audio)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Format penyimpanan audio-only yang mirip dengan CD-Audio. Yang membedakannya, penawaran 16, 20 dan 24-bit sample pada sapling rate yang bervariasi mulai adri 44,1 sampai 192 KHz. Sedangkan CD hanya 16 bit dan 44,1KHz. Disc DVD-Audio juga dapat mengandung musik, video, grafik dan informasi lainnya.&lt;br /&gt;H&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;H (HDCD)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;High Definition Compatible Digital. Encoding pada CD audio utk menyisipkan extra 4 bit data, sehingga CD audio yg secara standar adalah 16-bit, bisa menjadi 20-bit. Tapi data 20-bit itu hanya bisa didapat kalau CD dimainkan di player yg support HDCD, jika tidak maka hasilnya tetap 16-bit (backward-compatible). HDCD diciptakan oleh Keith Johnson &amp;amp; Pflash Pflaumer, secara resmi direlease th 1995.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;H (Hertz)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Hertz (Hz) Unit yang menyatakan jumlah siklus yang terjadi dalam satu detik. 1Hz artinya 1 siklus atau 1 putaran per detik. Rentang frekuensi pendengaran manusia sekitar 20~20000 Hz.&lt;br /&gt;K&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;K (Kilo Hertz)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kilo Hertz (KHz) Sama dengan 1000 Hz&lt;br /&gt;M&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;M (Midrange)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Disebut juga middle atau squawker, adalah tipe driver yang mereproduksi nada tengah. Ada yang bersifat full range ataupun kisaran frekuensi tertentu. Efek stereo berada pada kisaran ini.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;M (MP3)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;MP3 (MPEG Audio Layer 3) Sebuah algoritma kompresi audio hasil riset dari Fraunhofer Institute (Jerman), dan sekarang sudah menjadi standar ISO 11172-3 &amp;amp; ISO 13818-3. Kompresinya adalah "loss compression", integritas data tidak dipertahankan, alias ada kemungkinan sebagian data hilang/berubah. Kompresi ini bisa memperkecil file audio menjadi 1:10 - 1:12&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;M (MPEG-1)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Algoritma dan format kompresi audio-visual yg dibuat oleh Motion Picture Experts Group. Format ini menjadi standar ISO/IEC 11172. Dipakai sebagai format dasar dari file video/audio dalam Video CD (VCD).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;M (MPEG-2)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Algoritma dan format kompresi audio-visual yg dibuat oleh Motion Picture Experts Group. Format ini menjadi standar ISO/IEC 13818. Dipakai sebagai format dasar dari file video/audio dalam SVCD dan DVD.&lt;br /&gt;P&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;P (PCM)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Pulse Code Modulation. Metoda encoding sinyal dengan merepresentasikan besaran analog menjadi sederetan nilai digital. Sinyal analog diambil tiap sepersekian detik, dan besarnya tegangan sinyal dikonversikan menjadi nilai digital. Metoda ini diciptakan oleh Alec H. Reeves di th 1937, dan sekarang dipakai diberbagai media, termasuk CD Audio.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;P (PMPO)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Merupakan singkatan dari Peak Music Power Output. Adalah tenaga atau daya maksimum yang mampu dikeluarkan speaker dalam satuan waktu yang sangat singkat (.5 detik). Yang lebih penting adalah satuan watt RMS dimana ini menunjukkan tenaga atau kemampuan speaker untuk bekerja sepanjang hari tanpa masalah. 3000 Watt PMPO kira-kira setara dengan 100 Watt RMS&lt;br /&gt;S&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;S (Speaker)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Adalah alat yang mengubah sinyal listrik menjadi suara. Istilah ini bisa merujuk kepada individual loudspeaker yang disebut driver atau juga kesatuan unit untuk sebuah kotak beserta driver-nya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;S (Subwoofer)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Adalah speaker yang didesign spesial untuk mereproduksi nada yang sangat rendah. Range frekuensi dari subwoofer biasanya dibawah 150Hz. Subwoofer aktif atau "powered subwoofer", artinya speaker tersebut sudah dilengkapi power amplifier bulit in untuk men-drive speaker tersebut.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;S (SVCD)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;SVCD (Super Video Compact Disc) Tata-letak (filesystem) yg dipakai utk menyimpan rekaman audio-visual dalam sebuah CD (Compact Disc). File audio-visual memakai format MPEG-2. Resolusi video adalah 480x480 (NTSC) dan 480x576 (PAL). Dengan 2 sampai 4 channel audio memakai format MPEG Audio Layer 2, 224 Kbps. Daya tampung 35 sampai 60 menit audio-visual dalam satu CD&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;S (S-Video)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Merupakan tipe sambungan video 4 pin untuk TV yang menghasilkan gambar lebih baik daripada tipe komposit dimana informasi chrominance dan luminance disalurkan secara terpisah. Dapat disambungkan ke berbagai peralatan yang mempunyai S-Video output untuk mendapatkan hasil yang baik, seperti VCD, DVD, dll&lt;br /&gt;T&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;T (Three Ways Speaker)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Three Ways Speaker (3 Ways Speaker) Adalah speaker dimana crossover didalamnya membagi frekuensi kedalam 3 jalur. Frekuensi tinggi (treble) ke tweeter, frekuensi tengah ke midrange, dan frekeuensi rendah ke woofer. Tidak selalu bahwa jumah driver yang berada dalam speaker tersebut tiga, bisa 4 atau lebih, tergantung perancangannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;T (Tweeter)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Adalah jenis driver speaker terkecil yang mereproduksi khusus nada-nada tinggi&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;T (THD)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;THD (Total Harmonic Distortion) Jika sinyal sinus murni satu frekuensi diumpankan ke sebuah penguat, maka seharusnya di output akan dihasilkan sinyal sinus dengan frekuensi sesuai input nya saja. Tapi pada kenyataannya akan muncul sinyal dengan frekuensi kelipatan input nya. Ini yg disebut sebagai distorsi harmonis. THD adalah nilai perbandingan antara besarnya tegangan frekuensi utama dengan jumlah seluruh frekuensi kelipatannya. Nilai ini makin kecil makin bagus, idealnya = 0%&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;T (Two ways speaker)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Two ways speaker (2 Ways Speaker) Adalah sebuah speaker dimana crossover didalamnya membagi frekuensi kedalam 2 jalur. Frekuensi tinggi dialirkan ke tweeter dan frekuensi rendah ke woofer.&lt;br /&gt;V&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;V (VCD)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;VCD (Video Compact Disc) Tata-letak (filesystem) yg dipakai utk menyimpan rekaman audio-visual dalam sebuah CD (Compact Disc). File audio-visual memakai format MPEG-1. Resolusi video adalah 352x240 (NTSC) dan 352x288 (PAL). Dengan 2 channel audio memakai format MPEG Audio Layer 2, 224 Kbps. Daya tampung maksimum 74 menit audio-visual dalam satu CD.&lt;br /&gt;W&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;W (Woofer)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Adalah driver speaker yang menghasilkan nada-nada rendah (bass)&lt;br /&gt;X&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;X (XRCD)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Extended Resolution Compact Disc Adalah standarisasi metoda perekaman sampai pembuatan CD audio yg dipelopori oleh JVC, dan sampai sekarang cuma dilakukan di pabrik JVC di Yokohama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posting : Akbar fm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-180530368529570932?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/180530368529570932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=180530368529570932' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/180530368529570932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/180530368529570932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2008/08/istilah-istilah-dalam-sound-system.html' title='Istilah - Istilah Dalam Sound System'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-5869674536422091740</id><published>2008-07-18T22:50:00.000-07:00</published><updated>2008-07-18T22:52:19.520-07:00</updated><title type='text'>Tips Presenter Radio</title><content type='html'>ANDA ingin menjadi presenter radio ? Di era keterbukaan sekarang peluang berkarir di radio sangatlah terbuka. Anda bisa memulai di radio lokal yang bila dikembangkan terus skill-nya akan berakhir di Washington atau London. Radio sampai sekarang merupakan medium jurnalistik sangat penting dan belum tergantikan televisi.&lt;br /&gt;Presenter radio diperlukan mengikuti era multimedia sekarang ini. Oleh sebab itu ada beberapa tips yang bisa bermanfaat untuk menjadi presenter radio khususnya presenter bidang news dan current affairs.&lt;br /&gt;1. Wawasan mengenai peristiwa lokal, nasional dan internasional. Seorang presenter apalagi menyampaikan berita setiap hari.&lt;br /&gt;2. Suara yang standar. Setiap orang memiliki warna suara. Temukan suara Anda dengan berlatih. Suara adalah perangkat penting dalam radio. Oleh karena itu menyadari pentingnya pita suara dalam diri seorang presenter merupakan hal esensial. Apakah warna suara ana bas, bariton atau melengking, semuanya masih memungkinkan tergantung dari radio yang akan dimasuki.&lt;br /&gt;3. Otoritatif namun rileks. Radio adalah medium yang intim. Suara Anda perlu otoritatif namun terdengar akrab. Nada otoritatif itu bisa digambarkan sebagai suara yang akrab di telinga namun mengandung suasana yang lugas dan langsung. Dia tidak basa basi dan berpanjang-pangjang namun terdengar alamiah dan mengalir.&lt;br /&gt;4. Semangat dalam menyampaikan informasi. Sikap antusias dalam menyampaikan informasi merupakan bekal sangat penting. Prinsipnya, jika Anda antusias karena kabar yang disampaikan sesuatu yang baru dan perlu diketahui pendengar maka sikap yang keluar dari suara Anda juga seolah-olah mengajak pendengar untuk mengikutinya. Sebaliknya jika Anda tidak ansusias suda dapat diguga pendengar pun malas mengikutiny.&lt;br /&gt;5. Jadikan siaran Anda "your show". Anggap ini adalah panggung Anda. Presentasi merupakan sebuah pertunjukkan. Anda harus menganggap sebagai sopir dan pengendali yang menguasai "panggung" siaran. Setiap nada, intonasi dan suara yang keluar dari diri Anda menjunjukkan bagaimana jalannya siaran itu seharusnya. Seperti halnya teater maka dalam penyampaian pun ada pembukaan, isi dan penudup. Ada nada suara tinggi, rendah dan menekankan. Semuanya disampaikan bukan dengan sikap membosankan.&lt;br /&gt;Perlu juga saya tambahkan tips presenters ini dari situs&lt;a href="http://news.bbc.co.uk/1/hi/school_report/5275764.stm/l6"&gt; BBC&lt;/a&gt;. Presenter sebenarnya "penghubung" satu bagian dengan bagian lain dari siaran. Oleh sebab it kadang-kadang presenter merekam atau menyampaikan secara langsung "links" itu.&lt;br /&gt;Tips dari BBC:&lt;br /&gt;1. Tenang. Suara bicara yang alamiah kadang-kadang terlalu cepat untuk pendengar oleh karena itu tenanglah suaranya dan perlahan-lahan menyampaikan informasi yang Anda sampaikan.&lt;br /&gt;2. Buatlah setiap kata-kata itu berarti. Baca naskah dengan rasa percaya diri dan katakan setiap kata dengan tepat. Jangan mengakhiri kalimat tidak lengkap.&lt;br /&gt;3. Bersikaplah seolah-olah Anda bicara kepada orang tertentu. Bayangkan Anda meneceritakan sesuatu kepada satu orang di dalam pikiran Anda.&lt;br /&gt;4. Hindari rasa canggung dan gelisah. Nanti kedengarannya aneh di telinga pendengar.&lt;br /&gt;5. Tersenyumlah. Mungkin ini terdengar baik, seperti Anda lihat sendiri kadang-kadang sikap tersenyum membuat suara lebih bersahabat.&lt;br /&gt;6. Ingat suara Anda bagus seperti orang lain. Setiap orang bisa bicara lamban atau menyajikan dengan jelas tidak jadi soal apakah aksen anda tinggi atau rendah. (journalist-adventure.com).*&lt;br /&gt;Sumber : shintabroadcast.wordpress.com&lt;br /&gt;Posting  : akbar fm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-5869674536422091740?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/5869674536422091740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=5869674536422091740' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/5869674536422091740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/5869674536422091740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2008/07/tips-presenter-radio.html' title='Tips Presenter Radio'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-5828350342050443482</id><published>2008-06-04T04:35:00.000-07:00</published><updated>2008-06-04T04:40:36.663-07:00</updated><title type='text'>Banyak Yang Berhasil Jadi Penyiar Radio .</title><content type='html'>Sebuah tulisan dibuat untuk mengenang kembali saat  pertama kali mengenal dunia broadcast  ,&lt;br /&gt;Saat itu di kota kami Bontang – Kaltim belum banyak radio swasta dan radio komunitas yang &lt;br /&gt;Mengudara , saat itu hanya radio gelombang pendek/ radio siaran luar negeri berbahasa indonesia .&lt;br /&gt;Saat itu terpikir bagaimana caranya buat radio untuk hiburan saat senggang . keinginan itu tidak &lt;br /&gt;Berlangsung lama karena ada teman yang mau diajak sama-sama mendirikan radio .&lt;br /&gt;Radio sudah bisa mengudara tapi dengan penuh keterbatasan ,dari tape ,mikrofon,dll semuannya &lt;br /&gt;Serba sederhana pokoknya saat itu bisa siaran lancar aja sudah bagus .&lt;br /&gt;      Tanpa terasa siaran sudah berlangsung ada beberapa bulan sudah mulai banya fans yang &lt;br /&gt;Berkunjung sekedar ingin tahu dan ada pula yang coba –coba siaran yang akhirnya jadi keterusan .&lt;br /&gt;Banyak yang belajar saat itu , memang kalau betul-betul mau belajar siaran saya tidak membatasi &lt;br /&gt;Tapi kalau hanya untuk main-main saya larang . takutnya ada salah bicara saat siaran bisa bahaya .&lt;br /&gt;Syukur saja berawal dari belajar siaran sekarang banyak alumni yang siaran diradio swasta dan radio&lt;br /&gt;Komunitas dikota kami . rasannya bangga bila mendengar dia saat siaran terlebih dapat juga senggolan&lt;br /&gt;Dari udara … jadi sekarang tinggal memetik  hasilnya .dan sekarang sudah banyak bermunculan radio&lt;br /&gt;Swasta yang meramaikan tidak sepi seperti dulu lagi dikota kami , salah satunnya Radio Akbar Fm &lt;br /&gt;Yang nama lengkapnya Radio Akbar Media Utama ( news and music radio station ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posting : radioakbarfm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-5828350342050443482?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/5828350342050443482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=5828350342050443482' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/5828350342050443482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/5828350342050443482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2008/06/banyak-yang-berhasil-jadi-penyiar-radio.html' title='Banyak Yang Berhasil Jadi Penyiar Radio .'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245055334280735700.post-2275502877508020625</id><published>2008-05-29T04:59:00.000-07:00</published><updated>2008-05-29T05:06:16.907-07:00</updated><title type='text'>Mengelola Bisnis Radio .</title><content type='html'>Radio adalah bidang usaha, kurang lebih sama dengan usaha lainya. Artinya sebuah radio yang baru berdiri di haruskan membuat perencanaan yang matang, tentang ; segmentasi pendengar, pasar yang akan di raih, format musik dan kelas pendengar yang akan di tuju sebelum resmi on air. Dan yang tak kalah penting adalah promosi, karena sebuah usaha baru harus "di perkenalkan" terlebih dahulu kepada masyarakat, ini menyangkut awernes. Promosi selain di tujukan kepada masyarakat umum (calon pendengar ), juga yang tak kalah penting kepada produsen ( pemasang iklan ).&lt;br /&gt;Ada 3 tipe radio yang perlu diketahui :&lt;br /&gt;1. Tipe radio yang berjalan sambil belajar&lt;br /&gt;Artinya radio ini tidak matang dalam merencanakan program acara, segmentasi pendengar dan format musiknya. Dan juga melupakan faktor promosi Biasanya radio hanya melakukan promosi hanya melalui medianya sendiri yakni radio dan melupakan segi promosi lainnya yang sangat penting, seperti berpromosi lewat off air , Spanduk, Leaflet , Poster , Baliho dll. Radio hanya mengandalkan promosi dari 1 pendengar ke pendengar lainya. Ini sudah bisa di pastikan aware yang akan diraih memerlukan waktu yang lama dan berpengaruh pada jumlah pendengar serta pendapatan iklan mereka.&lt;br /&gt;Sering terjadi pada tipe radio seperti ini mengganti program acaranya sebelum masanya. mereka jarang sekali berpikir untuk mencari pendengar baru, terlalu cepat puas dengan pendengar yang ada. Ini dapat dilihat pada acara terima telpon, yang menelpon ke radio tersebut hanya pendengar itu itu saja.&lt;br /&gt;2. Tipe radio yang setengah matang&lt;br /&gt;Radio ini lebih bagus dari yang pertama, mereka merencanakan program acara, format musik, segment yang akan di raih serta kelas pendengar, tapi hanya dalam waktu yang relatif sangat singkat. Biasanya waktu yang mereka pergunakan hanya 1 bulan mulai dari pengrekrutan penyiar, operator, musik director, tenaga marketing dan administrasi hingga masa training. Sehingga pada saat resmi on air, penyiar dan karyawan pendukung lainnya masih terdapat kekurangannya, biasa dikatakan mereka baru menyerap 60% dari materi yang harus mereka kuasai. Radio tipe ini juga melakukan publikasi off air tetapi dengan media yang terbatas, contoh : spanduk 5 buah, leaflet 100 lembar, dan umbul - umbul 10 buah, untuk penempatannya pun tidak inpack.&lt;br /&gt;3. Tipe radio matang 90 %&lt;br /&gt;Radio tipe ini jauh lebih bagus dari pada 2 tipe radio di atas. Sebelum on air ,mereka punya rencana persiapan yang matang mengenai segala hal yang berhubungan dengan radio dan sarana pendukung lainnya. Persiapan yang mereka lakukan biasanya memakan waktu selama 3 bulan,&lt;br /&gt;Yang tidak mereka lupakan adalah promosi, untuk hal ini mereka melakukannya dari segala aspek pandang dan baca yakni : spanduk, baliho, leaflet, koran, umbul - umbul dan lain2. Media promosi dibuat sebanyak-banyaknya sesuai dengan kebutuhan dan dipasang di tempat-tempat yang stategis,. sudah jelas untuk mencari awarnes dan prestise bagi radio tersebut, yang nantinya akan memudahkan mereka di dalam memperoleh iklan dan tentu saja pendengar.&lt;br /&gt;Mereka juga memiliki fasilitas-fasilitas pendukung lainnya, yang di butuhkan utk kelancaran siaran seperti: internet, majalah atau koran, ruang produksi, dan hal - hal lain yang menunjang program siaran.&lt;br /&gt;Mungkin masih banyak orang yang menduga bahwa dunia radio adalah dunia penyaluran hobi dan bahkan ada yang beranggapan dunia radio itu tidak akan menghasilkan keuntungan. Hal ini yang harus segera dirubah, bahwa dunia radio bukan hanya sekedar hobi tapi merupakan lapangan usaha yang harus digarap dengan serius untuk mencapai suatu keuntungan yang dicita-citakan setiap perusahaan.&lt;br /&gt;Saat ini dunia radio sedang mengalami peningkatan yang sangat pesat dan ini memerlukan persaingan juga kesiapan dari masing-masing management perusahaan radio itu sendiri untuk menjadi yang terbaik. . Jadi bagi orang atau management perusahaan yang menganggap remeh akan terlempar dari persaingan ini.&lt;br /&gt;Untuk itu ada Beberapa yang mungkin harus dihindari dan hal-hal yang harus diambil dalam dunia radio.&lt;br /&gt;1. Mengambil SDM asal kenal tapi tidak memiliki skill&lt;br /&gt;2. Mengudarakan penyiar yang belum "siap" siaran&lt;br /&gt;3. Memperkerjakan tenaga marketing yang belum tahu dunia radio&lt;br /&gt;4. Pemancar yang belum maksimal artinya di saat on air masih kecil terpantau ( noise ) .&lt;br /&gt;5. Lokasi siar yang kurang tepat dengan segment pendengar / pasar .&lt;br /&gt;6. Siaran tanpa format yang jelas&lt;br /&gt;7. Berbicara terlalu lama di saat siaran&lt;br /&gt;8. Memilih - memilih pendengar ( tdk adil terhadap pendengar )&lt;br /&gt;9. Tdk menguasai materi yang akan di sampaikan ke pendengar&lt;br /&gt;10.Tidak membuat event Of f Air&lt;br /&gt;11.Sering ganti- ganti acara/ penyiar dalam waktu singkat ,dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini sedikit informasi mengenai dunia radio yang bisa disampaikan, agar menjadi perhatian bersama,&lt;br /&gt;Dalam mengelola radio ,khususnya bagi pemula .&lt;br /&gt;Terimakasih .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posting : akbarfm&lt;br /&gt;Sumber  : radiofmblogger.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245055334280735700-2275502877508020625?l=radioakbarfm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/feeds/2275502877508020625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8245055334280735700&amp;postID=2275502877508020625' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/2275502877508020625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245055334280735700/posts/default/2275502877508020625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radioakbarfm.blogspot.com/2008/05/mengelola-bisnis-radio.html' title='Mengelola Bisnis Radio .'/><author><name>akbar media utama fm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18315929213851870782</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_p8QDPF6cXEE/SXV7cR6QA2I/AAAAAAAAACA/x1dR78JCt94/S220/Microfone.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
